SEKILAS INFO

     » WEBSET RESMI KECAMATAN KEBONSARI # N K R I HARGA MATI
Minggu, 05 Juli 2015 - 12:23:27 WIB
Penemuan Bom Pesawat Tempur Di Kebonsari Madiun

Diposting oleh : Baskoro Widha Mandala.S.Sos
Kategori: Tentang Kebonsari - Dibaca: 602 kali

KEBONSARI - Seorang warga Desa Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur menemukan tiga buah besi tua yang diduga kuat merupakan sejenis bom pesawat sisa peninggalan penjajahan Belanda, dan masih aktif.
Komandan Koramil Kebonsari, Kapten (Inf) Juari, Rabu (1/7) mengatakan, bom pesawat tersebut ditemukan pagi tadi oleh Kasidi (45) di tanah lereng Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat di Kecamatan Kebonsari. Saat ditemukan, bom tersebut masih menancap di tanah dengan posisi berhadapan di aliran sungai perbatasan TPU setempat.
"Ini bom pesawat yang dijatuhkan dan bukan mortir. Hal itu sudah dipastikan oleh petugas Denpal yang mengevakuasi benda-benda tersebut," ujar Kapten (Inf) Juari, kepada wartawan.
Menurut dia, masing-masing bom pesawat tersebut berukuran, panjang 30 centimeter dan diameter 12 centimeter dengan berat masing-masing antara 15-20 kilogram.
Bom-bom itu kemudian dievakuasi Denpal Madiun untuk diperiksa dan dimusnahkan. Setelah diteliti, bom tersebut diduga merupakan peninggalan penjajahan Belanda tahun 1940-an.
"Dengan kata lain, usia bom sudah mencapai 75 tahunan. Nantinya bom-bom itu akan diamankan di Denpal Madiun untuk dimusnahkan," ucap dia.
Sementara penemu bom, Kasidi mengatakan, awalnya ia mengira temuannya itu pipa besi. Tapi setelah didekati dan dilihat ternyata mirip mortir.
"Waktu itu saya hendak mencari pasir. Tiba-tiba di tanah di hadapan saya ada tiga buah besi tua ada moncongnya yang mirip mortir. Takut meledak, saya lalu melapor ke perangkat desa dan polsek terdekat," ungkap Kasidi.
Temuan benda yang diduga bom tersebut sontak membuat heboh warga desa setempat. Lokasi penemuan langsung ramai didatangi warga yang penasaran ingin melihat.
Petugas Polsek setempat terpaksa memasang garis polisi untuk menjaga agar warga berada di jarak yang aman saat proses evakuasi berlangsung. Setelah dievakuasi, seluruh garis polisi dilepas petugas Polsek Kabonsari (BAS/ADM)