SEKILAS INFO

     » SELAMAT DATANG DI WEBSET RESMI KECAMATAN KEBONSARI
Rabu, 19 Juli 2017 - 10:10:46 WIB
Hindari Jalan Berlubang, Dua Pelajar SMP di Madiun Tewas Bertabrakan

Diposting oleh : Baskoro Widha Mandala.S.Sos
Kategori: Tentang Kebonsari - Dibaca: 63 kali

Dua orang pelajar SMP Kebonsari, Sulton (15) dan Erwin Eko Prasetyo (13), tewas sesaat setelah sepeda motor yang yang dikemudikan keduanya bertabrakan di jalan jurusan Kebonsari-Bulu, Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu ( 24/5/2017) malam.

Kecelakaan terjadi setelah Sulton, pengemudi sepeda motor, menghindari jalan berlubang hingga menabrak sepeda motor yang dikemudikan Erwin.

"Sulton dan Erwin meninggal langsung di tempat kejadian setelah dua sepeda motor yang dikemudikan dua korban bertabrakan di lokasi kejadian," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madiun, AKP Evon Fitrianto, Kamis ( 25/5/2017) pagi.

Evon menuturkan, kecelakaan itu bermula saat Sulton, warga Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, memboncengkan teman sekolahnya, Danang (15) dari arah Kebonsari menuju Bulu.

Sesampainya di lokasi kejadian, Sulton yang mengemudikan sepeda motor Yamaha Alfa menghindari jalan berlubang. Tak dinyana, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra AE 5914 BI yang dikemudikan Erwin Eko Prasetyo (13) yang memboncengkan Lalang, pelajar SMPN 2 Kebonsari, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari.

"Saat menghindari jalan berlubang sepeda motor Sulton menabrak sepeda motor dari berlawanan arah yang dikemudikan Erwin," ujar Evon.

Menurut Evon, dua pelajar itu tewas di lokasi kejadian lantaran mengalami luka berat di bagian kepala karena tidak mengenakan helm. Sementara dua pembonceng hanya mengalami luka ringan saja.

Evon menuturkan kecelakaan itu tak akan terjadi jika kedua orangtua korban tidak mengizinkan anak-anak mereka mengemudikan sepeda motor. Pasalnya, sesuai aturan, anak yang belum cukup umur tidak boleh mengemudikan sepeda motor.

"Peristiwa ini harus menjadi pelajaran berharga bagi para orangtua untuk tidak lagi memberikan fasilitas sepeda motor kepada anak-anaknya yang belum cukup umur," demikian Evon.(bas/adm)